News Ticker

Menu

Ads 970x90

    Browsing "Older Posts"

    Pabrik Produksi Tahu di Sidoarjo Terbakar, Petugas Kesulitan Padamkan Api

    Kamis, 15 Oktober 2026 / No Comments
    Petugas berusaha memadamkan api


    Sidoarjo – Pabrik tahu milik Kayat di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terbakar pada Rabu (14/10/2026) malam. Kebakaran diduga bermula dari ruang penggorengan tahu dan menghanguskan seluruh isi bangunan.

    Besarnya kobaran api diduga dipicu banyaknya tumpukan kayu bakar dan barang-barang yang mudah terbakar di lokasi. Api dengan cepat membesar hingga melalap bangunan yang digunakan untuk kegiatan produksi tahu tersebut.

    Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk itu sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

    Berdasarkan keterangan saksi warga, Hartono, api pertama kali terlihat dari area penggorengan tahu sebelum membesar dan merembet ke bagian bangunan lainnya.

    "Api awalnya terlihat dari ruang penggorengan, kemudian membesar dan merembet ke barang-barang yang ada di sekitarnya termasuk tempat memasak tahu," ujar Hartono.

    Banyaknya material mudah terbakar di lokasi membuat api cepat menjalar dan menghanguskan berbagai barang di dalam bangunan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik bangunan bersama sejumlah karyawannya berhasil menyelamatkan diri ketika api mulai berkobar.

    Akibat kebakaran ini, aktivitas produksi tahu di lokasi tersebut terganggu. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

    Sementara itu, kasus kebakaran pabrik tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, tersebut tengah ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Krian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(bwo/jok)

    Ketahuan Curi Motor Karyawan Minimarket, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihakimi Warga di Sidoarjo

    Rabu, 14 Oktober 2026 / No Comments
    Polisi amankan pelaku dari amuk massa


    Sidoarjo - Aksi pencurian sepeda motor di sebuah minimarket di kawasan Perumahan Bumi Citra Fajar, Desa Bulusidokare, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil digagalkan. Seorang pelaku berinisial SY (50), warga Desa Singolatren, Kabupaten Banyuwangi, babak belur dihajar massa setelah kepergok mencuri motor milik karyawati minimarket, Selasa Malam (13/10)

    Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bernama Anissa, karyawati minimarket tersebut, curiga dengan gerak-gerik pelaku. Pelaku terlihat beberapa kali keluar masuk minimarket tanpa membeli apapun.

    "Emang pelakunya itu sudah beberapa kali masuk toko," ujar Anissa, korban pemilik motor.

    Kecurigaan Anissa terbukti. Dari dalam toko, ia melihat pelaku menuntun sepeda motor miliknya yang terparkir di halaman minimarket. Korban pun langsung berteriak maling sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

    Warga yang memang sudah geram dengan maraknya aksi curanmor di wilayah tersebut langsung mengepung dan menghakimi pelaku. Meski awalnya tidak mengaku, pelaku akhirnya tak berkutik setelah korban mengenali motor miliknya.

    Di hadapan warga, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian motor dan baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

    Beruntung, amarah warga berhasil diredam setelah petugas patroli dari Polsek Sidoarjo Kota yang mendapat laporan, segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan massa.

    Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Hery Setyo Susanto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Sidoarjo Kota untuk kepentingan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

    "Kami imbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor ke pihak kepolisian jika melihat tindak kejahatan. Melalui Program Polisi Bersama Rakyat, kita siap melayani dan mengayomi Masyarakat 24 jam," tegas Kompol Hery Setyo Susanto.

    Cuaca Panas Berkepanjangan, Pasien Superflu di Pinggiran Sidoarjo Melonjak Didominasi Anak-anak

    Senin, 12 Oktober 2026 / No Comments
    Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo


    Sidoarjo - Seiring cuaca panas berkepanjangan, jumlah pasien Influenza Type A atau yang dikenal Superflu di wilayah pinggiran Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melonjak drastis.

    Puluhan pasien Superflu hampir setiap hari masuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah pinggiran, dan rata-rata didominasi oleh pasien anak-anak.

    Sejumlah rumah sakit di wilayah pinggiran Sidoarjo seperti Tulangan, Krembung, Prambon, Tanggulangin, dan Krian sejak sebulan terakhir kebanjiran pasien Influenza Type A.

    Di Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo misalnya, hampir setiap hari ada pasien yang terindikasi Superflu masuk untuk pemeriksaan medis di poli maupun Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    Tercatat hampir ada 20 pasien setiap harinya yang datang dengan keluhan hampir sama dengan penyakit influenza. Jumlah itu meningkat sekitar 25 persen dibanding hari biasa sebelumnya.

    Tak sedikit dari pasien Influenza Type A ini harus menjalani rawat inap selama 3 hingga 5 hari, sehingga menyebabkan sejumlah ruang rawat inap di rumah sakit penuh.

    Ruang klinik anak-anak Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo

    Pasien yang harus dirawat inap rata-rata mengalami Superflu yang disertai sesak nafas.

    Untuk gejala awal, pasien Superflu biasanya mengalami gejala pusing, pilek, hidung tersumbat, tenggorokan sakit, serta demam tinggi.

    "Jadi pasien yang datang ke rumah sakit kami biasa dengan gejala ringan hingga sedang," ujar dr. Mutiah Halida, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siti Fatimah Tulangan.

    Sebagai antisipasi lonjakan pasien Superflu yang kini marak, pihak pengelola rumah sakit kini tengah menyiagakan sejumlah bed tambahan di ruang rawat inap dan IGD.